asma

Asma adalah kondisi jangka panjang yang mempengaruhi saluran nafas, yang mengalirkan udara masuk ke dalam dan luar paru-paru. Pada penderita Asma, saluran nafas mengalami peradangan dan penyempitan sehingga terjadi kesulitan dalam bernafas. Selain sulit bernapas, penderita Asma juga bisa mengalami gejala lain seperti nyeri dada, batuk-batuk, dan mengi. Pada penderita Asma, saluran pernapasannya lebih sensitif dibandingkan orang lain yang tidak hidup dalam kondisi ini.

olahragaaa

Olahraga merupakan salah satu hal penting dalam pengelolaan asma. Berikut ini manfaat olahraga dalam pengelolaan Asma :

  • Menunda serangan
  • Membantu pengelolaan serangan asma
  • Meningkatkan produktivitas

Mengapa Penderita Asma Harus Berolahraga?

Pada penderita Asma olahraga diibaratkan seperti pisau bermata dua. Hal tersebut dikarenakan jika olahraga yang dilakukan tidak sesuai maka sangat berbahaya bagi penderita Asma. “TUBUH MANUSIA SANGAT ADAPTIF, SEMAKIN SERING DIGUNAKAN MAKA SEMAKIN EFISIEN”. Olahraga memaksa pernafasan untuk bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan oksigen pada tubuh. Pada penderita Asma, hal ini dapat mengakibatkan paru-paru membaik, metabolisme aerobik membaik, frekuensi serangan asma menurun dan beratnya serangan juga menurun.

 

Prinsip Olahraga pada Penderita Asma

  • Latihan pernafasan untuk meningkatkan efisiensi fase ekspirasi.
  • Mengurangi aktivitas dada bagian atas.
  • Mengajarkan pernafasan diafragma
  • Merelaksasikan otot yang tegang.
  • Meningkatkan fleksibilitas otot intercostalis, pectoralis, scalenius, trapezius

Kapan Dianjurkan Berolahraga?

  • Sewaktu tidak mengalami serangan.
  • Sambil melakukan aktivitas sehari-hari, seperti: jalan kumulatif 60 menit, terengah 20 menit, stretching, olahraga penguatan otot dan olahraga pernafasan.
  • Sambil menunggu antrian atau kemacetan dapat melakukan latihan pernafasan perut.
  • Sambil nonton TV atau mendengar lagu.

Olahraga apa yang harus dilakukan?

  • Olahraga pernafasan disertai relaksasi-meditasi.
  • Olahraga kebugaran: jalan, bersepeda, renang, senam dan lain-lain.

Berapa lama harus Berolahraga?

  • Lama latihan: pemanasan 5-10 menit, inti 20 menit, pendinginan 5-10 menit.
  • Frekuensi latihan: 3-5 kali per minggu.
  • Beratnya latihan: 2 menit terengah diikuti 4 menit istirahat aktif : terutama pengaturan nafas dan relaksasi otot pernafasan.
  • Sesuaikan dengan kondisi tubuh.

 

Yang harus Diperhatikan Penderita Asma Saat Berolahraga?

  • Perut terisi tapi tidak penuh.
  • Minum air putih sebelum, saat dan setelah berolahraga.
  • Bawa obat semprot untuk sesak nafas sebagai antisipasi exercise induced asthma.

Kontributor: Jansen Ongko