Ketika akan melakukan olahraga, kita tidak hanya butuh mempersiapkan performa fisik saja seperti kondisi kesehatan yang memadai, makan dan minum yang cukup sebelum olahraga dan sebagainya. Salah satu hal pendukung lainnya yang memiliki peranan sangat penting namun sering diabaikan adalah kesesuaian pakaian yang digunakan. Seseorang harus melakukan pemilihan pakaian olahraga yang tepat agar mereka dapat merasa nyaman dan leluasa bergerak saat melakukan olahraga. Lantas bagaimanakah pemilihan pakaian olahraga yang baik? Dan jenis pakain seperti apa yang dikatakan tepat? Artikel berikut akan membahas hal tersebut dengan jelas.

Group of healthy fitness people isolated over white background.

  1. Pemilihan jenis bahan pakaian

Olahraga adalah salah satu bentuk aktivitas fisik yang terukur dan terstruktur, melibatkan kegiatan fisik dan psikis serta menggunakan gerakan tubuh yang intens. Gerakan-gerakan yang dilakukan dalam olahraga ini tentunya akan meningkatkan suhu tubuh secara signifikan sehingga untuk mengimbanginya tubuh akan melepaskan sebagian panas tersebut melalui keringat. Salah satu fungsi utama dari pemilihan pakaian olahraga adalah agar menyerap keringat dengan baik dan menjaga kelembapan tubuh agar seseorang dapat berolahraga dengan nyaman.

Ketika melakukan olahraga dengan suhu lingkungan yang tinggi, maka proses penguapan keringat menjadi hal fundamental yang sangat penting. Pakaian yang digunakan harus memiliki tingkat serapan  yang tinggi terhadap keringat dan dapat menguapkan panas tubuh melalui pori-pori kain. Latihan fisik di suhu yang tinggi menggunakan pakaian berbahan tebal atau tidak menyerap keringat akan menyebabkan panas tubuh sulit diuapkan sehingga tubuh akan melangsungkan olahraga dengan suhu tubuh yang tinggi. Selain menyebabkan rasa gerah, berolahraga dengan suhu tubuh yang tinggi juga menyebabkan lebih mudah merasa kelelahan.

Oleh karena itu, saat akan melakukan olahraga pilihlah pakaian yang dapat menyerap keringat dengan baik dan memiliki pori-pori yang longgar. Di pasaran, banyak pakaian olahraga yang terbuat dari bahan katun. Jenis bahan ini mampu menyerap keringat dengan baik namun tidak bisa menguapkannya kembali dengan cepat sehingga ia bertahan lebih lama pada serat kain dan menyebabkan terasa lebih berat saat dipakai. Salah satu contoh jenis pakaian olahraga yang baik adalah kombinasi bahan katun, polyester dan spandex. Kombinasi bahan ini merupakan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga. Selain dapat menunjang kinerja fisik, kombinasi ketiga bahan ini telah terbukti lebih baik daripada pakaian yang berbahan katun saja.

  1. Pemilihan Kelonggaran Pakaian

Selain pemilihan jenis bahan, kelonggaran pakaian olahraga juga menjadi salah satu hal penting lainnya yang harus diperhatikan. Dalam praktiknya, ada kelompok orang yang suka menggunakan pakaian olahraga yang ketat, ada juga yang suka menggunakan pakaian longgar, lantas pakaian olahraga ketat atau longgar kah yang terbaik?

Pemilihan kelonggaran pakaian ini sebenarnya subjektif, dapat disesuaikan dengan jenis olahraga yang dilakukan dan kenyamanan pemakainya. Untuk olahraga seperti berlari dan bersepeda dianjurkan tidak menggunakan pakaian yang longgar agar terhindar dari cedera. Penggunaan pakaian longgar pada saat bersepeda dapat menimbulkan risiko celana tersangkut pada pedal, kemudian untuk olahraga lari juga tidak dianjurkan menggunakan pakaian longgar karena lari melibatkan gerakan tubuh yang sangat dinamis, tentu akan sangat menyulitkan apabila menggunakan pakaian longgar.

Selanjutnya, untuk penyuka pakaian olahraga yang ketat, perlu diperhatikan agar pakaian tidak terlalu ketat pada bagian persendian. Hal tersebut akan mempengaruhi keleluasaan dalam bergerak. Terutama untuk jenis-jenis olahraga yang membutuhkan kelenturan tubuh seperti pillates atau yoga.

lari

  1. Pemilihan pakaian khusus perempuan

Untuk perempuan, ada beberapa komponen penting yang harus dipersiapkan terkait pakaian olahraga. Pertama adalah menggunakan sport bra. Hal ini penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para perempuan saat berolahraga. Selain mendukung fleksibilitas, sport bra juga memberikan perlindungan lebih pada payudara.

Selanjutnya, untuk perempuan muslim yang menggunakan jilbab, dianjurkan agar menggunakan jilbab dengan model yang sederhana dan minim penggunaan jarum. Pastikan pula pemilihan bahan jilbab dapat menyerap keringat dengan baik dan tidak licin, agar saat berolahraga Anda tidak harus sibuk membetulkan jilbab berkali-kali karena posisinya bergeser.

Writer                            : Tri Oktariani Putri, A.Md.Gz

Editor & Proofreader : Jansen Ongko, MS.c, RD

Referensi :

Tim Penulis Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga. 2014. Pemenuhan Kebutuhan Cairan dalam Latihan Fisik. Jakarta : Penerbit PDSKO

Harnowo. 2012. Tips Memilih Pakaian Yang Tepat Untuk Berolahraga. http://www.detik.com/health/read/2012/04/27/070215/1902861/766/tips-memilih-pakaian-yang-tepat-untuk-berolahraga